Sudahkah Saya Produktif Hari Ini?

0
293
- Article top ad -

Sudahkah saya produktif hari ini? Kadang saya yakin saya begitu produktif setiap harinya. Kenapa? Karena saya (sebagai ibu rumah tangga) selalu merasa sibuk. Dari pagi hingga malam jadwal sepertinya padat betul. Pekerjaan dilakukan berbarengan dalam waktu bersamaan. Satu pekerjaan selesai lalu dua dan tiga dan seterusnya menuntut untuk diselesaikan. Sibuk. Tapi, benarkah itu pertanda kalau saya produktif?

Daftar Isi

Definisi Produktif

Sebelumnya, mari kita cari tahu makna produktif terlebih dahulu. Dalam bukunya yanh berjudul Muslim Produktif, Mohammed Faris mengatakan bahwa produktif adalah hasil dari kombinasi antara fokus, energi, dan waktu. Jika dalam melakukan suatu pekerjaan kita memyediakan fokus dan waktu, tentu akan terlihat kita kelelahan dan tidak bergairah. Jika kita melalukan sesuatu dengan energi dan waktu tetapi tidak fokus, makan pekerjaan akan sangat mungkin terbengkalai dan terganggu prosesnya. Jika kira memiliki energi dan fokus tetapi tidak memiliki waktu, sudah pasti tidak produktif, kan? Coba, misalkan saya ada ide dan konsep yang oke untuk sebuah tulisan dan saya rasa sudah fokus betul untuk menulis, tapi saya harus mengerjakan hal-hal lain yang urgent harus diselesaikan pada saat itu hingga berakhirnya hari. Sudah pasti saya tidak produktif dalam menuliskan ide saya tersebut.

Hasil yang Bermanfaat

Misal ada seorang yang sedang bermain game, dapatkah kita mengkategorikan dia sebagai seorang yang produktif? Fokus, ada. Energi, ada. Waktu, tentu saja ada, kan dia sedang bermain game. Kalau begitu, bisa kita sebut ia sebagai seorang yang produktif?

Ternyata tidak begitu, Bund. Mohammed Faris bilang, tidak ada produktivitas pada kegiatan yang tidak bermanfaat (tolong jangan dibully ya gamer, ini kata Pak Faris). Produktivitas selain menyertakan fokus, energi, dan waktu juga mengikutsertakan pengejaran terhadap tujuan yang bermanfaat. Pengejaran tujuan tanpa arah juga bukan bentuk produktivitas, harus terlebih dulu setting goal.

Jadi setelah dilengkapi, maka didapat definisi produktivitas berikut:

Produktivitas adalah tentang membuat pilihan yang cerdas (secara terus menerus) dengan energi, fokus, dan waktu Anda untuk memaksimalkan potensi Anda serta meraih hal yang bermanfaat.

Mohammed Faris

Saya Sibuk, Saya Produktif (?)

Saya sibuk, maka saya produktif, betulkah? Pada buku Muslim Produktif dijelaskan bahwa sibuk tidak mesti produktif. Ada sibuk yang membuang-buang waktu untuk kegiatan yang tidak menunjang goal (ingat, ada goal yang disetting, kan?) atau kegiatan yang tidak bermanfaat (rumpi berlama-lama misalnya). Jadi, Bunda sendiri yang bisa menilai, apa kesibukan Bunda seharian termasuk sibuk yang produktif.

Apakah memasak termasuk produktif? Tentu memasak sudah direncanakan (setting goal): aku harus masak hari ini. Ga masak, semua ga makan. Jajan mulu kan boros. Ada waktu yang dialokasikan. Ada fokus yang dicurahkan. Ada energi yang dikeluarkan. Apakah bermanfaat? Tentu saja! Semua perut kenyang. Apalagi jika diiringi pujian masakannya enak, bonus. Jadi, menurut saya, memasak untuk keluarga termasuk kesibukan yang produktif.

Tapiii, menurut Mohammed Faris, jika kita produktif, semestinya kita tidak sibuk. Maksudnya? Kita bisa alokasikan waktu dengan bijak, lalu bisa bersantai setelahnya. Me-time kali ya maksudnya.

Saya coba pakai contoh memasak tadi. Jika memang produktif, kita akan memanfaatkan waktu dengan efisien. Jika idealnya memasak bisa dikerjakan dalam waktu 30 menit sampai dengan satu jam, maka selesainya memasak hingga 2 jam menjadi tidak produktif. Maka, sibuk tidak berarti produktif.

Bukan Sebuah Kejadian Tiba-tiba

Produktivitas adalah sebuah proses; butuh waktu untuk menjadi seorang yang produktif.

Mohammed Faris

Masih memakai contoh memasak, tentu produktif dalam memasak tidak terjadi dalam satu kejadian. Misal pada kali pertama memasak, Bunda menghabiskan waktu 2 jam untuk memasak suatu menu. Setelah terbiasa memasak 3 bulan, proses memasak menjadi efisien karena kecepatan mencacah bawang meningkat, misalnya.

Produktivitas Tidak Membosankan

Menjadi produktif berarti mengetahui kapan Anda bersenang-senang dan kapan harus bekerja keras, kapan bersikap rileks dan kapan bersikap serius.

Mohammed Faris

Produktif adalah tentang memilah dan memilih mana kegiatan yang penting dan perlu didahulukan. Alokasikan juga waktu untuk beristirahat dan menyegarkan diri.

- Article bottom ad -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here