Istilah Tentang Buku di Jagat Medsos

6
129

Apakah Bunda termasuk salah seorang pecinta buku? Apakah Bunda mengikuti beberapa akun pecinta buku juga di jagat medsos? Saya suka baca buku (walaupun seringnya belum disiplin dengan jadwal membaca) dan mengikuti beberapa akun pecinta buku, bookstagram, atau klub buku di media sosial. Sebelum jauh perjalanan, bookstagram adalah selebgram (ini juga kependekan dari selebriti instagram) yang terkait khusus dengan buku. Biasanya bookstagram sering menulis tentang ulasan buku-buku yang sudah dibaca. Anyway, para pecinta buku ini kadang menggunakan beberapa istilah tentang buku yang saya tidak tahu artinya apa. Beruntunglah sebuah akun instagram @bookish sempat membahasnya dan saya rangkum di sini dengan berbagai tambahan istilah tentang buku lainnya yang perlu Bunda tahu. Enjoy!

DNF

DNF adalah kependekan dari Did Not Finish. Ini menggambarkan kondisi dimana seorang pembaca buku tidak melanjutkan bacaannya. Kok bisa? Bisa! Saya sering melakukannya ketika membaca novel. Ada sebuah kejadian yang berkesan sekali. Saya membaca sebuah novel yang awalnya bagus tapi kemudian menjadi bertele-tele di tengah perjalanan. Tidak tahan, saya tutup buku dan tidak melanjutkan membacanya sampai saat ini. Karenanya, untuk membaca sebuah novel, saya akan mencari berbagai review hingga saya yakin kalau novel ini layak dibaca hingga tuntas.

TBR

TBR adalah kependekan dari To Be Read yang biasanya merujuk pada buku-buku yang sudah dibeli tapi belum kunjung dibaca. To be read ini meninggalkan kesan bahwa buku akan dibaca segera setelah selesai membaca buku yang sedang dibaca. Padahal, kadang buku hanya bertengger pada daftar TBR sedangkan sang pembaca terus membeli buku baru. Lalu terjadilah tsundoku.

Tsundoku

Tsundoku adalah kondisi dimana seseorang menumpuk buku yang katanya akan dibaca tapi tidak kunjung dibaca hingga tumpukan terus bertambah seiring dengan aktifnya orang tersebut membeli buku yang baru. Dalam bahasa inggris, kondisi ini disebut book hoarding atau menimbun buku. Siapa yang punya kebiasaan kayak gini cung?

Book Hangover

Kondisi dimana seorang pembaca buku masih larut dalam dunia yang dibangun pada sebuah buku yang baru selesai dibacanya. Saking bagusnya (atau saking bapernya si pembaca?) sebuah buku dituliskan sehingga pembacanya terlibat secara emosional dengan cerita buku tersebut bahkan setelah selesai membacanya. Saya sering begini nih. Apa Bunda juga sama?

Wrap Up

Wrap Up atau Book Wrap Up merujuk pada jumlah buku yang kamu rencanakan akan selesai dibaca pada jangka waktu tertentu. Misal, dalam bulan Desember kamu berencana untuk menyelesaikan membaca 3 buku.

Reading Slump

Kondisi dimana kamu sedang tidak termotivasi untuk membaca buku. Kondisi tersebut bisa juga terjadi ketika kamu sedang membaca buku sehingga kamu menjadi tidak fokus dan proses membaca menjadi tidak menyenangkan. Kamu bisa menepi sebentar dan melakukan kegiatan lain selain membaca buku. Semoga dengan begitu, mood kembali bagus dan sudah siap menikmati membaca buku lagi.

HC dan PB

Apa sih HC dan PB? HC adalah kependekan dari Hardcover dan PB adalah kependekan dari Paperback. Mereka adalah jenis sampul buku ya, Bund.

POV

POV atau point of view adalah sudut pandang yang digunakan oleh penulis buku dalam menceritakan sebuah cerita.

Book Haul

Book haul adalah kondisi dimana seseorang membeli buku dalam jumlah yang banyak.

Unhaul

Kebalikan book haul, unhaul adalah kondisi dimana seseorang menjual buku-buku yang dimilikinya dalam jumlah banyak. Dalam satu grup whatsapp, seorang teman baru saja menawarkan buku-buku yang dimilikinya kepada member grup secara cuma-cuma. Saya belum tau nih, apa kondisi ini (memberikan cuma-cuma alias gratis) juga termasuk dalam kategori unhaul ya?

CR

CR adalah kependekan dari Currently Reading. Menunjukkan buku apa yang sedang kamu baca.

Apa ada istilah yang baru Bunda tahu? Atau, Bunda punya istilah lainnya yang belum dituliskan di atas? Please, let me know ya dengan menuliskan di kolom komentar di bawah. Terima kasih sudah membaca 🙂

6 KOMENTAR

  1. Kalau aku DNF, soalnya bacanya ebook dan nonfiksi yang halamannya tebal. Jadi suka lupa pembahasan sebelumnya. akhirnya dinanti lagi bacanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here